Sekarang banyak sekali pemuda atau pemudi yang sedang dimabuk cinta tapi belum siap untuk menikah,dengan memilih jalur “by pass” yang di buat Setan, yaitu Pacaran (sebelum nikah).
Ternyata setan sangat pandai menjerumuskan kita umat manusia kedalam kubangan kemaksiatan dengan berbagai cara, tipu dayanya juga makin keren dikemasnya sehingga kita tidak merasa tertipu kalau sedang digiring ke dalam jurang kehinaan. Bahkan sangat miris, ada yang mengatasnamakan Pacaran secara Islam, dan bahkan itu yang lagi ngetrend di kalangan anak-anak muda khususnya yang banyak terjadi di kalangan organisasi dakwah. yang beralasan, kan kita itu sharing agama, sharing ilmu,konsultasi ini..itu.. Dan Ingat, yang namanya PACARAN baik pakai embel-embel di belakangnya islam, timur, barat,dll kalau belum NIKAH, yaa itu ZINA atau kita sedang mendekati Zina.
Berikut ini ada kisah dari seorang sahabat, Ikhwan dan Akhwat.
Ikhwan: “ Ana akan ta’aruf dengan ukhti beberapa tahun lagi, ketika ukhti sudah LULUS ”
” Untuk apa antum katakan itu sekarang akhi?… Jika belum siap adalah jawabannya, lalu mengapa harus antum katakan rencana tersebut pada saya? Tak tahu kah antum, kalimat itu menggoyahkan kekokohan iman yang susah payah saya bangun.”
Ketika antum mengatakan: “ Ana ingin jaga hati ana untuk ta’aruf dengan ukhti nanti”
“ Lantas, apakah dengan antum berkata seperti itu, lalu prilaku antum yang sering menelfon saya itu tidak berarti mengotori hati?. Antum memang sudah seharusnya menjaga hati, hingga tiba saatnya nanti untuk antum berikan seutuhnya kepada wanita yang berhak.”
Ketika antum mengatakan: “ Hati hati, di sana.. jaga diri baik baik..”
“ Bukannya saya tidak suka diperhatikan dan dijaga, tapi cukuplah Allah yang akan menjagaku..Bukankah Allah adalah sebaik-baik Pelindung?”
Ketika antum mengatakan: “ Ana harap ukhti tidak ta’aruf dengan orang lain sebelum ana”
“ Saya tidak bisa menjanjikan apapun, karena saya tidak tau apa yang akan terjadi nanti..”
Sebuah ibroh,
Wahai akhwat, jika datang kepadamu laki-laki baik-baik yang melamarmu, maka bisa jadi dialah pangeranmu.
Wahai ikhwan, jika gadis pujaanmu telah dikhitbah laki-laki lain, maka ikhlaskanlah. Bisa jadi dia bukanlah bidadarimu.
Maka jika nantinya kita tidak berjodoh, mungkin saya tak cukup baik untukmu, pasti ada wanita lain yang lebih baik untukmu.. Dan yakinlah, jika memang aku adalah pasangan dari tulang rusukmu, maka tanpa antum minta untuk tidak ta’aruf dengan orang lainpun, saya akan tatap menjadi pendampingmu..
Karena saya yakin TULANG RUSUK TAKKAN TERTUKAR
Dan pada saatnya tiba, segala perhatian, segala kekhawatiran, segala support mu terhadap pasanganmua akan menjadi saling menguatkan dan juga menjadi ladang pahala kelak.
Yaitu ketika semua itu dilakukan setelah NIKAH, bukan selama PACARAN.
Karena Tulang Rusuk Takkan Tertukar.
^_^






